Rabu, 15 November 2017

Komponen Dasar Instalasi Mesin Listrik


Komponen-komponen di bawah ini adalah komponen dasar Instalasi Mesin Listrik. Ada Push Button NO, Push Button NC, Magnetic Contactor, dan Indicator Lamp.

Push Button NC
NC kepanjangan dari Normally Close, tombol NC biasa digunakan sebagai tombol OFF pada rangkaian. Jika tidak ditekan tombol NC menghubungkan arus listrik, jika ditekan tombol NC akan memutus arus listrik.


Push Button NO
NO kepanjangan dari Normally Open, tombol NO biasa digunakan sebagai tombol ON pada rangkaian. Jika tidak ditekan tombol NO tidak menghubungkan arus listrik, jika ditekan tombol NO akan menghubungkan arus listrik.




Simbol Push Button NO

Indicator Lamp
Indicator Lamp (lampu indikator) atau sering disebut Pilot Lamp dalam rangkaian kendali motor mempunyai fungsi sebagai lampu untuk penanda jika tegangan listrik sudah masuk, contohnya warna merah untuk Fasa R, warna kuning untuk Fasa S, warna hijau untuk Fasa T. Lampu indikator juga dapat digunakan sebagai tanda arah putaran motor, contohnya saat motor berputar ke kanan maka lampu warna hijau nyala, jika motor berputar ke kiri maka lampu warna kuning nyala.




Simbol Indicator Lamp

Magnetic Contactor
Magnetic Contactor atau kontaktor magnit merupakan saklar elektromagnetik, ketika kontak A1 dan A2 mendapat sumber tegangan listrik maka kontaktor magnit akan bekerja, kontak yang tadinya NO (Normally Open) akan menjadi NC (Normally Close), kontak yang tadinya NC menjadi NO.





Kontak-kontak Magnetic Contactor:

A1-A2    = Untuk sumber tegangan 220 Volt
1-2          = Kontak Utama (Normally Open)
3-4          = Kontak Utama (Normally Open)
5-6          = Kontak Utama (Normally Open)
13-14      = Kontak Bantu (Normally Open)
21-22      = Kontak Bantu (Normally Close)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar