Komponen-komponen di bawah ini
adalah komponen dasar Instalasi Mesin Listrik. Ada Push Button NO, Push
Button NC, Magnetic Contactor, dan Indicator Lamp.
Push Button NC
NC kepanjangan dari Normally
Close, tombol NC biasa digunakan sebagai tombol OFF pada rangkaian. Jika
tidak ditekan tombol NC menghubungkan arus listrik, jika ditekan tombol NC akan
memutus arus listrik.
Push Button NO
NO kepanjangan dari Normally
Open, tombol NO biasa digunakan sebagai tombol ON pada rangkaian. Jika tidak
ditekan tombol NO tidak menghubungkan arus listrik, jika ditekan tombol NO akan
menghubungkan arus listrik.
Simbol Push Button NO
Indicator Lamp
Indicator Lamp (lampu
indikator) atau sering disebut Pilot Lamp dalam rangkaian kendali motor mempunyai fungsi sebagai lampu untuk penanda
jika tegangan listrik sudah masuk, contohnya warna merah untuk Fasa R, warna
kuning untuk Fasa S, warna hijau untuk Fasa T. Lampu indikator juga dapat
digunakan sebagai tanda arah putaran motor, contohnya saat motor berputar ke
kanan maka lampu warna hijau nyala, jika motor berputar ke kiri maka lampu
warna kuning nyala.
Simbol Indicator Lamp
Magnetic Contactor
Magnetic Contactor atau
kontaktor magnit merupakan saklar elektromagnetik, ketika kontak A1 dan A2
mendapat sumber tegangan listrik maka kontaktor magnit akan bekerja, kontak
yang tadinya NO (Normally Open) akan menjadi NC (Normally Close), kontak yang
tadinya NC menjadi NO.
Kontak-kontak Magnetic
Contactor:
A1-A2 = Untuk sumber tegangan 220 Volt
1-2 = Kontak Utama (Normally Open)
3-4 = Kontak Utama (Normally Open)
5-6 = Kontak Utama (Normally Open)
13-14 = Kontak Bantu (Normally Open)
21-22 = Kontak Bantu (Normally Close)


